Koran Muslim

| Senin, 31 Oktober 2011

Koran Muslim


Palestina Resmi Jadi Anggota Penuh UNESCO

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

New York (SI ONLINE) – Pemungutan suara yang dilakukan Badan pendidikan dan kebudayaan PBB atau UN Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) pada Senin (31/10/2011) memutuskan memberikan keanggotaan penuh kepada negara Palestina. Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Palestina Menjadi Anggota UNESCO
Palestina Jadi Anggota UNESCO, AS Bingung
AS Desak UNESCO untuk Tidak Mengakui Palestina Sebagai Anggota
Dewan Da’wah Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh PBB Sebagai Negara Merdeka
Menlu Arab Saudi Desak PBB Terima Pemohonan Anggota Penuh Palestina
Makam Rachel Kembali Ke Palestina, Israel Ancam UNESCO
Chile Pastikan Dukung Keanggotaan Palestina di PBB
Liga Arab Dukung Palestina Jadi Anggota PBB
DK PBB Tentukan Nasib Palestina 11 November Mendatang
Israel Murka, UNESCO Putuskan Rachel’s Tomb Milik Palestina

Saif al-Islam Bantah Akan serahkan Diri ke ICC

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

Tripoli (SI ONLINE) – Putra alm. Muamar Khadafi, Saif al-Islam membantah pemberitaan media Arab dan internasional yang menyebut dirinya akan menyerahkan diri dan diadili oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag Belanda. Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

NTC Klaim Saif al-Islam Ingin Diadili di Belanda
NATO Tak Akan Tangkap Khadafi?
Saif Al-Islam Optimis Kalahkan Pemberontak
Saif al-Islam Kembali Ancam Akan Balas Kematian Ayahnya
NTC Klaim Tangkap Saif al-Islam
Saif Gaddafi Minta Pesawat Untuk Menyerahkan Diri
Dinilai Melakukan Kejahatan Perang, Keluarga Khadafi Gugat NATO ke ICC
Saif al-Islam: Saya Bersumpah Akan Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan!
Saif Al-Islam Tuduh Oposisi Dorong Warga Libya Masuk Kristen
Laporan: Saif al-Islam Gaddafi Ingin Menyerahkan Diri Kepada ICC

Media Tanggapi Sinis Buku Penciptaan Lagu SBY

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

Saudi Akui Pembatalan ALSTOM Karena Yahudisasi Al Quds

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

NATO Mengaku Bangga Intervensi Militer di Libya

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

Majelis Mujahidin Luncurkan Koreksi Terjemah al Qur an Versi Depag

Posted: 31 Oct 2011 05:00 PM PDT

Tinggal di Maktab Sauqiyah

Posted: 31 Oct 2011 04:01 PM PDT

Saya dan istri di maktab Sauqiyah. (Foto: H. Wirfan Effendie)

Wilayah Sauqiyah, tempat maktab terluar untuk jamaah haji Indonesia, berada kurang lebih 8 km dari Masjidil Haram, dan sepertinya merupakan wilayah yang baru dibuka oleh pemerintah Mekah. Rumah penduduk yang ada masih berpencar satu sama lainnya. Bahkan, dari sekian rumah yang ada, hanya beberapa rumah saja yang sudah berpenghuni.

Selain itu, di Sauqiyah sangat jarang kita menemukan rumah makan. Yang ada hanya beberapa minimarket yang menyediakan kue-kue, mie instan, air mineral dan beberapa bahan mentah kebutuhan pokok. Hal-hal kurang tadi masih dilengkapi lagi dengan tidak adanya transportasi umum. Transportasi umum lebih banyak dilayani oleh bis-bis yang disediakan pemerintah untuk jamaah haji Indonesia yang akan pulang pergi ke Masjidil Haram. Itu pun adanya hanya pada waktu-waktu tertentu.

Kejadian yang masih teringat saat itu adalah, di maktab sudah terpasang pengumuman dari pengurus haji Indoensia urusan transportasi, bahwa bis akan menjemput jamaah pada jam 3 dini hari. Artinya, kita masih punya sekitar 1 – 1,5 jam untuk perjalanan ke Masjidil Haram.

Tapi apa mau dikata, jamaah yang sudah bangun lebih awal sekitar jam 1 malam, dan menunggu di depan maktab sejak jam 2 malam, belum juga didatangi bis jemputan. Setelah menunggu lama, beberapa jamaah memutuskan kembali ke kamar dan berniat sholat subuh berjamaah di masjid terdekat. Tiba-tiba, bis jemputan datang sekitar jam 4 subuh, dan saat itu tinggal 1/2 jam lagi adzan subuh.

Karena kejadian ini akhirnya para jamaah mengambil solusi sendiri oleh untuk mencarter kendaraan pribadi yang lewat untuk mengantarkan ke Masjdil Haram. Kalau kendaraannya type KIA Pregio, biasanya cukup untuk mengangkut sepuluh orang jamaah. Masing-masing jamaah kena tarif 3 Real, walau begitu kami sangat menikmati kemudahan dari Allah ini. Alhamdulillah.

Hal yang menurut kami sangat menggelikan adalah, setiap kami pulang dari Masjidil Haram, supir-supir taxi di sekitar Masjidil Haram kebingungan kalau kita minta diantar pulang ke Sauqiyah. Saking seringnya kami menggunakan taxi dan mobil carteran, akhirnya kami sering jadi pemandu jalan untuk supir-supir taxi disana.

Di antara kesusahan di atas, kami juga mendapat rejeki lain dari Allah SWT. Di beberapa masjid di Sauqiyah, kami sering dikunjungi beberapa guru besar/syeh yang didampingi penerjemah dari Indonesia. Mereka memberikan dasar-dasar aqidah yang sangat diperlukan dalam menjalankan ibadah sehari-hari dan haji. Harapannya, kita jangan sampai terjerumus kepada perbuatan ibadah yang dianggap syirik. Alhamdulillah.

Inti dari kejadian di atas, kami berusaha meyakinkan hati untuk tidak berburuk sangka kepada Allah, dan Allah pasti memberikan keuntungan dari yang kami alami saat itu.

Informasi terakhir yang kami dengar, wilayah Sauqiyah sudah tidak akan digunakan lagi untuk maktab haji Indonesia. Alhamdulillah

H. Wirfan Effendie
Jamaah Haji 2008 / 1429 H

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Ingin Barang Berharga Aman? Manfaatkan Deposit Box di Maktab
Jemaah Bisa Manfaatkan Deposit Box di Maktab
Jamaah Haji Akhirnya Jalan Kaki ke Masjidil Haram
Deposit Box di Maktab Masih Sepi Peminat
Toko Indonesia pun Ada di Maktab 34
Rombongan Jamaah Pun Tersesat di Masjidil Haram
45 Bus Disediakan Untuk Angkut Jemaah Haji di Mekkah
Menag: Pemondokan Dekat Masjidil Haram Untungkan Jamaah
Istirahat di Halaman Masjidil Haram
Masjdil Haram Sudah Dipadati Jamaah Haji

Atasi Jamaah Domestik Ilegal, Pemerintah Saudi Turunkan Biaya Haji

Posted: 31 Oct 2011 04:00 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH – Jamaah haji domestik ilegal menjadi masalah yang menyita perhatian Kementrian Haji. Arab Saudi  "Ini akan mempengaruhi semua rencana dan akan mengurangi kualitas beberapa layanan," kata Ketua Komite Persiapan dan Eksekutif untuk Kegiatan Haji, Abdul Aziz Al-Khudairy. Ia mengatakan secara keseluruhan jumlah jamaah domestik meningkat tahun ini.

Kementrian haji melakukan studi rinci tentang fenomena jamaah ilegal. Fenomena ini disebabkan terutama oleh biaya haji yang mahal. Kebanyakan jamaah lokal berpenghasilan rendah, mereka  tidak mampu membayar biaya tinggi sehingga cenderung melakukan haji sendiri dan mencoba untuk memasuki Mekkah dan tempat-tempat suci tanpa izin.

Sejumlah solusi kini mulai diterapkan, antara lain dengan menurunkan biaya haji bagi jamaah domestik. Kementrian bekerjasama dengan 21 perusahaan dan instansi akan menyediakan layanan bagi jamaah haji seharga 1.900 riyal sampai 3.900 riyal, termasuk akomodasi, makanan dan transportasi.

Syarat untuk haji domestik dapat diperoleh dari Direktorat Jenderal Paspor. Calon jamaah harus tidak melakukan haji selama lima tahun terakhir. Mereka mendaftar melalui sektor publik atau swasta di mana dia bekerja, serta menunjukkan izin tinggal dan membuktikan telah mendapatkan vaksin meningitis.

Dalam beberapa hari mendatang, Departemen Statistik Arab Saudi akan mengumumkan jumlah jamaah haji tahun ini. Al-Khudairy tidak menampik kemungkinan kenaikan jumlah jamaah. Sebelumnya, jumlah jamaah tahun 2010 mencapai 2.789.000. Angka ini meningkat sekitar 20,58 persen dibandingkan tahun 2009 yang hanya 2,3 juta jamaah. "Perlu dicatat peningkatan jumlah jamaah haji domestik (2010) sebesar 290.000. Jamaah dari luar negeri meningkat hanya 185.600," ujar dia.

Reporter: Dwi Murdaningsih
Sumber: Arabnews
Redaktur: Johar Arief

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Kemenag Minta Calon Jamaah Haji Segera Lunasi Biaya Haji
Saudi Akan Tindak Tegas Jamaah Haji Ilegal
Meningkat dari Tahun Lalu, Jamaah Umroh di Saudi Dekati 3 Juta Orang
Hadang Calon Jamaah Haji Ilegal, Arab Saudi Siapkan 400 Tentara
Area Haji Makin Sempit, Saudi Pangkas Kuota Haji
Pemerintah Akan Prioritaskan Jamaah Haji Usia Lanjut
Jamaah Haji Resiko Tinggi Tahun Ini Diperkirakan Meningkat
Jamaah Haji Belanjakan Rp 2 Triliun Perhari
Sistem 'Referensi', Memperingan Biaya Haji
Kemenag Tutup Pelunasan Biaya Haji

Berangkat Haji, Apakah Harus Sempurna Ibadahnya?

Posted: 31 Oct 2011 04:00 PM PDT

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr.wb

Ustadz saya mau bertanya, saya ingin berangkat haji.Apakah orang ingin berangkat haji itu harus sempurna ibadahnya terlebih dahulu? Sedangkan saya, sholat saja masih bolong-bolong. Tapi di hati ingin sekali
menjalankan rukun islam yang ke 5.

Terimakasih atas jawaban dari ustadz,

Wassalam,

Pusti

Jawaban :

Waalaikum Salam Wr Wb
Semoga Allah memberikan rahmat untuk kita semua

Haji adalah ibadah berdiri sendiri ada  syarat, rukun, wajib dan sunnahnya tersendiri. Sedangkan kesempurnaan ibadah seseorang tidak termasuk dalam syarat haji. Jadi jika saudara sudah mampu maka berhajilah.
Mengenai kesempurnaan ibadah adalah kewajiban berdiri sendiri, saudara mau haji ya tetap harus sempurna ibadahnya, tidak  sedang mau  pergi haji ya tetap harus sempurna ibadahnya.

Akan tetapi secara etika dan ketaqwaan akan sangat baik jika yang berhaji adalah orang yang memang benar-benar telah paham berislam dengan baik, sehingga sejalan dengan nilai-nilai haji, yakni sebagai puncak penghambaan kepada Allah

Jadi sebaiknya segeralah menyempurnakan ibadah, shalat misalnya, dan berangkatlah haji. Maka betapa mulianya saudara dapat segera menyempurnakan rukum Islam secara bersamaan.

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

67 Orang Anggota DPR Berangkat Haji, Kemenag Harus Dipertanyakan
Menggapai Sosok Haji Mabrur
Didin Hafidhuddin: Jamaah Perlu Bimbingan Intens Sebelum Berangkat
Meski Kaki Patah, Hartoyo Tetap Berangkat Haji
Jemaah Haji Indonesia Harus Bisa Jadi Haji Mandiri
38 Calon Jamaah Haji dari DIY Batal Berangkat
Jamaah Calon Haji Bangka Belitung Segera Berangkat
Kendalikan Gula Darah Sebelum Berangkat Haji
Tata Cara Mandi Janabat yang Sempurna
Hasyim Muzadi: Kemabruran Haji itu Hak Allah, Bukan DPR

Rombongan Jamaah Terakhir Tiba Dini Hari

Posted: 31 Oct 2011 04:00 PM PDT

Kedatangan jamaah haji di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. (Antara)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH – Keberangkatan rombongan jamaah haji Indonesia ke Saudi Arabia mendekati titik akhir. Selasa dini hari (1/11) merupakan hari terakhir kedatangan calon jamaah haji atau closing date.

''Menurut jadwal rombongan terakhir datang dini hari. Mereka langsung ke Makkah. Jamaah terakhir yang datang ini berasal dari Kloter 92 embarkasi Surabaya,'' kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Arsyad Hidayat, Senin (31/10), seperti dilaporkan wartawan Republika Muhammad Subarkah dari Tanah Suci.

Dari pantauan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Senin (31/10) pukul 06:30 WAS, sebanyak 487 kloter atau 203.417 jamaah sudah tiba di Arab Saudi atau 88,58 persen dari total jamaah yang mencapai 222.198 orang. Dari jumlah itu, 481 kloter sudah berada di Makkah dengan jumlah 196.833 jamaah.

Kedatangan jamaah haji pada hari terakhir ini sebanyak 18 kloter. Kloter yang  terakhir tiba di Arab Saudi adalah kloter 87 embarkasi Surabaya dengan jumlah jamaah 450 orang. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, pada pukul 22.25  waktu setempat. Setelah proses imigrasi, kloter terakhir ini akan berangkat ke Makkah selepas tengah malam.

Usai kedatangan kelompok jamaah haji terakhir, para calhaj ini akan mempersiapkan diri untuk melaksanakan puncak haji di Armina yang akan dimulai pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2011. Nantinya, sebanyak 222.198  jamaah haji Indonesia akan bergerak secara bersamaan dengan jutaan jamaah haji lainnya dari seluruh dunia untuk melaksanakan wukuf di Arafah, kemudian mabit di Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina.

Redaktur: Johar Arief

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Hari ini, Dijadwalkan 14 Kloter Jamaah Haji Indonesia Tiba di Saudi
102.467 Jamaah Tiba di Tanah Suci
Besok Rombongan Pertama Jamaah Haji Indonesia Tiba di Makkah
Hari Closing Date, Calhaj Sisa 3,65 Persen
249 Kloter Jamaah Tiba di Tanah Suci
Kloter I Banjarmasin Mendarat Dini Hari Nanti
66, 98 Persen Jamaah Tiba di Arab Saudi
12,420 Calhaj Khusus Tiba di Arab Saudi
48 Ribu Jamaah Sudah Berada di Tanah Suci
Siang Ini , Kloter Pertama Gelombang Kedua Tiba di Jeddah

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲