Program Imarah terus bergulir. Dalam bulan September 2011 BMN menerima wakaf dan sedekah dari sejumlah wakif baru.
Setapak demi setapak cita-cita untuk mengembangkan sebuah Imarah semakin dekat. Khususnya untuk pembangunan tahap awal Baitul Makmur, di atas lahan sekitar 400 m2 yang sudah tersedia, yang persiapannya juga masih dilanjutkan. Sampai saat ini dana yang terkumpul barulah sekitar 57 Dinar emas (setara sekitar Rp 124 juta). Sedangkan untuk pembangunan tahap awal diperlukan sekurangnya 150 – 200 Dinar emas (sekitar Rp 300 – Rp 400 juta). Jadi, masih ada kebutuhan tambahan sekitar 100 – 140 Dinar emas.
Alhamdulillah, pada bulan September 20011, BMN menerima wakaf dan sedekah dari beberapa dermawan, baik berupa rupiah maupun dinar emas dan dirham perak. Wakaf terbesar diberikan oleh Bpk Malik atas nama ibundanya Hajjah Impuni (alm), sebesar Rp 5 juta. Selain itu ada Ibu Santya Anggraeni dari Surabaya mewakafkan uang sebesar 1 dinar emas. Ibu Lora Neviane berwakaf sebanyak 10 Dirham. Beberapa wakif, tanpa menyebutkan namanya, mewakafkah rupiah, ada dua orang masing-masing sebesar Rp 100.000, dan satu orang sebesar Rp 200.000. Plus satu orang lagi berwakaf sebesar 2 Dirham. Semoga Allah Ta’ala menerima semua sedekah ini dan memberikan imbalan berlipat ganda kepada para dermawan ini.
Di luar itu, ada wakaf rutin dari WIN dan eks LKJ, masing – masing 2 gr dan 1 gr emas. Dari rupiah yang ada dari periode sebelumnya telah pula ditukarkan menjadi koin Dirham sebanyak 45 Dirham. Wakaf yang masih berupa rupiah sampai saat ini akan ditukarkan menajdi emas atau perak nantinya. Selengkapnya rekapitulasi perolehan dan pengeluaran BMN bulan September dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah, baik untuk wakaf (berwarna kuning) maupun sedekah rutin (tak berwarna).
Bagi umat Islam yang akan berpartisipasi dalam pembangunan Imarah dan mewakafkan hartanya dapat menyalurkan sedekahnya melalui:
Transfer ke Rek Bank Syari’ah Mandiri 067.008.4439, Capem Margonda Depok, a.n Amal Nusantara untuk dikonversi ke Dirham/Dinar. atau langsung diserahkan ke:
Baitul Mal Nusantara (BMN) Jl. M Ali no 2 RT 003/Rw 04. Kel Tanah Baru – Kota Depok 16426. Telp. 021 775 6071 – 021 775 2699 E-mail: abdarrahman@bmnusantara.org.
(001)
Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:
REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Sebanyak tujuh perempuan, termasuk di antaranya perawat asal Amerika Serikat (AS), telah bertekad untuk memeluk agama Islam pada Ahad (23/10) malam di Kantor Kerja Sama untuk…
Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:
REPUBLIKA.CO.ID,Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang, Japeri, mengatakan, dua anggota jamaah calon haji asal embarkasi tersebut dirawat di Rumah Sakit An Nur, Mekkah sejak Minggu (23/10).MAKKAH–Dua anggota…
Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:
JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Pemerintah Turki menolak bantuan 'Israel' terkait gempa berkekuatan 7,2 skala richter yang mengguncang kota Van, Turki, Minggu (23/ 10/ 2011) kemarin. Gempa tersebut menewaskan 138 warga Turki dan lebih dari 350 orang dikabarkan luka-luka.
Jumlah korban meninggal akibat gempa dikhawatirkan mencapai seribu orang. Saat ini tim penyelamat masih terus melakukan pencarian.
Kepada stasiun televisi 'Israel' Channel 10, Menteri Pertahanan 'Israel' Ehud Barak mengatakan, Turki menunjukkan kesan tidak ingin menerima bantuan dari 'Israel'. "Respons yang ditunjukkan negatif. Tapi kapanpun kami tetap bersedia membantu," ujarnya seperti dilansir laman IMEMC.
Menurut pejabat Kementerian Luar Negeri Turki, respons Turki terhadap 'Israel' sama dengan responsnya terhadap tawaran dari negara-negara lain.
Presiden 'Israel' Shimon Peres juga dikabarkan telah menelpon Abullah Gul–mitranya di Turki terkait rencana bantuan dari 'Israel'. Komunikasi antara Turki dengan 'Israel' ini merupakan yang pertama kalinya sejak Turki mengusir Duta Besar 'Israel' pada 2 September lalu.
Pengusiran itu terjadi karena Tel Aviv menolak meminta maaf atas serangan mematikan terhadap armada kebebasan yang bergerak menuju Gaza, 31 Mei 2010 lalu. Dalam serangan mematikan itu, sembilan aktivis Turki terbunuh.
Pengusiran itu dilakukan tidak lama setelah PBB menyatakan bahwa serangan 'Israel' terhadap kapal Turki menggunakan kekerasan yang berlebihan. (MR/Sahabat Al-Aqsha)
Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:
REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA – Pemuda Muslim Australia harus lebih aktif menentang ideologi ekstrimis. Sebab, Australia tidak hanya terancam isu rasial tetapi juga kehadiran ideologi ekstrimis. Hal itu diungkapkan Menteri Imigrasi Australia,…
Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:
0 komentar:
Posting Komentar