Koran Muslim

| Kamis, 27 Oktober 2011

Koran Muslim


Tahanan Mesir Sudah Pulang

Posted: 27 Oct 2011 05:01 PM PDT

Muslim di Indonesia dan Malaysia Jadi Kekuatan di Dunia

Posted: 27 Oct 2011 05:01 PM PDT

Al-Shabaab Bersumpah Akan Melawan Kenya

Posted: 27 Oct 2011 04:00 PM PDT

Dewan Keamanan PBB Mengakhiri Misi Nato Di Libya

Posted: 27 Oct 2011 04:00 PM PDT

Hanya Sedikit Pasien Calon Jamaah Haji yang Terkena Stres

Posted: 27 Oct 2011 12:03 PM PDT

Muslim Indonesia dan Malaysia Kekuatan Besar Dunia

Posted: 27 Oct 2011 12:03 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Keberadaan masyarakat Muslim di Indonesia dan Malaysia menjadi kekuatan besar di dunia, bahkan bila didukung umat Islam di kawasan Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Singapura,… Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Lembaga Islam Malaysia: Tradisi Valentine’s Day Untuk Merusak Muslim
100 Pakar Dunia Bahas Kebangkitan Agama di Asia Tenggara
Mahathir: Intervensi Barat, Musibah Besar Dunia Islam
Gunakan Kata Berkonotasi Negatif, KBRI Protes Harian Malaysia
Malaysia – Turki Jadi Teladan Dunia Muslim
Industri Pariwisata Muslim Meroket di Dunia!
Lembaga Pembinaan Mualaf Brunei Ingin Pastikan Muslim Baru tak Sendirian
Dua Kelompok Besar di Somalia Kembali Menggabungkan Kekuatan
Berkunjung ke RI, Brunei Beri Indonesia Hibah Kapal AL
Menteri Agama Brunei Kunjungi MUI

Tampakkanlah Nikmat Allah

Posted: 27 Oct 2011 12:03 PM PDT

Bagian syukur dari nikmat adalah dengan menampakkan nikmat tersebut secara lahiriyah. Bukan malah kita menjadi orang pelit dan pura-pura "kere" (miskin). Kalau memang Allah beri kelapangan rizki, nampakkanlah nikmat tersebut pada makanan dan pakaian kita.

Allah Ta'ala berfirman,

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

"Dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu siarkan." (QS. Adh Dhuha: 11).

Berikut beberapa pendapat ulama mengenai ayat di atas.

Dari Abu Nadhroh, ia berkata,

كان المسلمون يرون أن من شكر النعم أن يحدّث بها.

"Dahulu kaum muslimin menganggap dinamakan mensyukuri nikmat adalah dengan seseorang menyiarkan (menampakkan) nikmat tersebut." Diriwayatkan oleh Ath Thobari dalam kitab tafsirnya, Jaami' Al Bayaan 'an Ta'wili Ayyil Qur'an (24: 491).

Al Hasan bin 'Ali berkata mengenai ayat di atas,

ما عملت من خير فَحَدث إخوانك

"Kebaikan apa saja yang kalian perbuat, maka siarkanlah pada saudara kalian." Disebutkan oleh Ibnu Katsir, dari Laits, dari seseorang, dari Al Hasan bin 'Ali (Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, 14: 387).

Tentu saja nikmat atau kebaikan disampaikan pada orang lain jika mengandung maslahat, bukan dalam rangka menyombongkan diri dan pamer atau ingin cari muka (cari pujian, alias "riya' "). Lihat perkataan Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir As Sa'di dalam kitab tafsirnya, "Yang dimaksud dalam ayat tersebut mencakup nikmat din (akhirat) maupun nikmat dunia. Adapun "fahaddits" bermakna "pujilah Allah atas nikmat tersebut". Bentuk syukur di sini adalah dengan lisan dan disebut khusus dalam ayat, dibolehkan jika memang mengandung maslahat. Namun boleh juga penampakkan nikmat ini secara umum (tidak hanya dengan lisan). Karena menyebut-nyebut nikmat Allah adalah tanda seseorang bersyukur. Perbuatan semacam ini membuat hati seseorang semakin cinta pada pemberi nikmat (yaitu Allah Ta'ala). Itulah tabiat hati yang selalu mencintai orang yang berbuat baik padanya." (Taisir Al Karimir Rahman, 928)

Ulama besar dari negeri 'Unaizah, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al 'Utsaimin dalam tafsir Juz 'Amma menjelaskan, "Tahadduts ni'mah (menyebut-nyebut nikmat Allah) adalah dengan ditampakkan yaitu dilakukan dalam rangka syukur kepada pemberi nikmat (yaitu Allah Ta'ala), bukan dalam rangka menyombongkan diri pada yang lain. Karena jika hal itu dilakukan karena sombong, maka itu jadi tercela."

Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah memberikan penjelasan menarik tentang ayat di atas. Beliau rahimahullah berkata, "Allah memerintahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menyebut-nyebut nikmat yang Allah berikan. Nikmat itu disyukuri dengan ucapan dan juga ditampakkan dengan amalan. Tahadduts ni'mah (menyiarkan nikmat) dalam ayat tersebut berarti seperti seorang muslim mengatakan, "Alhamdulillah, saya dalam keadaan baik. Saya memiliki kebaikan yang banyak. Allah memberi saya nikmat yang banyak. Aku bersyukur pada Allah atas nikmat tersebut."

Tidak baik seseorang mengatakan dirinya itu miskin (fakir), tidak memiliki apa-apa. Seharusnya ia bersyukur pada Allah dan tahadduts ni'mah (siarkan nikmat tersebut). Hendaklah ia yakin bahwa kebaikan tersebut Allah-lah yang memberi. Jangan ia malah menyebut-nyebut dirinya itu tidak memiliki harta dan pakaian. Janganlah mengatakan seperti itu. Namun hendaklah ia menyiarkan nikmat yang ada, lalu ia bersyukur pada Allah Ta'ala. Jika Allah memberi pada seseorang nikmat, hendaklah ia menampakkan nikmat tersebut dalam pakaian, makanan dan minumnya. Itulah yang Allah suka. Jangan menampakkan diri seperti orang miskin (kere). Padahal Allah telah memberi dan melapangkan harta. Jangan pula ia berpakaian atau mengonsumsi makanan seperti orang kere (padahal keadaan  dirinya mampu, pen). Yang seharusnya dilakukan adalah menampakkan nikmat Allah dalam makanan, minuman dan pakaiannya. Namun hal ini jangan dipahami bahwa kita diperintahkan untuk berlebih-lebihan, melampaui batas dan boros." [Majmu' Fatawa wa Maqolaat Mutanawwi'ah, juz ke-4, http://www.ibnbaz.org.sa/mat/32]

Semoga kita diberi taufik untuk merealisasikan syukur kepada Allah.

Wallahu waliyyut taufiq.

 

@ Ummul Hamam, Riyadh KSA

28 Dzulqo'dah 1432 H (26/10/2011)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.muslim.or.id

 

Referensi:

  1. Tafsir Ath Thobari Jaami'ul Bayan 'an Ta'wil Ayil Qur'an, Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath Thobari, terbitan Dar Hijr.
  2. Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, Abul Fida' Ismail bin Katsir Ad Dimasyqi, terbitan Muassasah Qurthubah.
  3. Taisir Al Karimir Rahman fii Tafsir Kalamil Mannan, 'Abdurrahman bin Naashir As Sa'di, terbitan Muassasah Ar Risalah, cetakan pertama, 1420 H.
  4. Tafsir Juz 'Amma, Muhammad bin Sholeh Al 'Utsaimin, Asy Syamilah.
  5. Mawqi' Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz, www.ibnbaz.org.sa.

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Sembunyikan Nikmat Allah Masukkan Seseorang Dalam Kekufuran
Coba Hitung Nafas Kita, Ada Luapan Nikmat Allah di Sana
Bersyukur atas Nikmat Allah
Merubah Derita Jadi Nikmat
Kerancuan Siksa Dan Nikmat di Alam Kubur
Derita Bisa Jadi Nikmat
Jangan Keburu Terlena, Nikmat Tak Hanya Anugerah Tapi Ujian
Hikmah: Memaknai Syukur Nikmat
Rumah Tempat Tinggal, Suatu Nikmat yang Terlupakan
Hikmah: Menyikapi Nikmat Dan Musibah

Gas Mesir Diobral ke Israel oleh Menteri Perminyakan

Posted: 27 Oct 2011 11:01 AM PDT

Lima Polisi Mesir Pembunuh Da i Salafy Dituntut

Posted: 27 Oct 2011 11:00 AM PDT

Merusak Masjid, Seorang Pria AS Dihukum 14 Bulan Penjara

Posted: 27 Oct 2011 11:00 AM PDT

jail

Cyber Sabili-Fort Worth, Texas: Pengadilan Texas menjatuhi hukuman penjara terhadap seorang pria (34 tahun) selama 14 bulan di penjara federal setelah mengaku telah merusak salah satu bagian dari masjid yang terletak di pinggiran kota Dallas-Fort Worth pada tahun lalu.

Henry Clay Glaspell dari Arlington pada bulan Februari 2011 mengaku bersalah telah melakukan kejahatan kriminal dan kebencian agama dengan cara menghancurkan properti agama.

Hakim Distrik Fort Worth, Terry Sarana menghukumnya pada hari Senin (24/10)karena membakar lapangan bermain di Islamic Centre Dar El-Eman di selatan Arlington pada Juli 2010.

Juru bicara komunitas muslim Tarrant County, Qaddura Jamal mengatakan rekaman video keamanan menunjukkan Glaspell telah menyemprot grafiti cabul dan membakar peralatan bermain yang terbuat dari kayu Juli tahun lalu.

Padahal kejahatan seperti ini bisa menjerat dia mendapatkan hukuman hingga 20 tahun di penjara federal, akan tetapi pengadilan hanya menjatuhi hukuman 14 bulan penjara.(AP/ISP)

Sumber

Baca Juga Berita Lain Yang Berhubungan Dengan Berita Ini:

Pria Arlington Bakar Lokasi Permainan Masjid Texas
Merusak dan Mengotori Masjid, Pemuda Kanada Divonis 18 Bulan Penjara
Menginjak dan Mengejek Al-Qur’an, Felix Hanya Dihukum 12 Bulan Penjara
Lagi!!Curi 5 Permen Coklat, Seorang Nenek Dituntut 4 Bulan Penjara
Mantan Presiden Israel Akhirnya Dihukum 7 Tahun Penjara Karena Memperkosa
Farooque Ahmed Akhirnya Dihukum 23 Tahun Penjara
Menodai Al-Qur’an, Petugas Penjara AS Terancam
Bersatunya Agama Berhasil Ringkus Penyerang Masjid
Dua Pria Dihukum Seumur Hidup Karena Ingin Berjihad di Somalia
Ancam Ledakkan Masjid, Mantan Tentara Dihukum Satu Tahun Penjara

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲