Koran Muslim |
| 7 Larangan Istri terhadap Suami Posted: 06 Oct 2020 08:37 PM PDT
Dalam suatu rumah tangga suami dan istri mempunyai hak dan kewajibannya masing-masing. Seorang istri wajib untuk tunduk dan patuh kepada suaminya yang menjadi pemimpin dalam keluarganya. Namun terkadang seorang istri tanpa sadar melakukan perbuatan berdosa yang merusak semua amal kebaikan yang pernah dilakukan. Dalam Islam ada beberapa sikap dan perbuatan yang dilarang dilakukan oleh seorang istri terhadap suaminya. Seorang istri yang sholehah akan senantiasa mencari ridho suaminya supaya terhindar dari murka dan laknat Allah SWT. dibawah ini akan membahas larangan istri kepada suami menurut syariat Islam, antara lain adalah sebagai berikut :
Larangan Islam bagi istri kepada suami adalah tidak menaati perintah. Suatu contoh seorang suami memerintah istrinya untuk melaksanakan solat. Maka perintah tersebut harus segera istri laksanakan, karena hal itu tergolong perintah untuk kebaikan. Kecuali perintah yang melanggar aturan islam dan kesusilaan. Dalam hadits riwayat Rasulullah bersabda :" Apabila seorang isteri telah mendirikan salat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki."(HR Ahmad dan Thabrani)
Rasulullah saw bersabda: "Apabila laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya kemudian ia menolak untuk datang lalu laki-laki itu tidur semalam dalam keadaan marah kepadanya, maka ia dilaknat oleh malaikat hingga subuh." (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim). Dalam hadits tersebut dijelaskan seorang istri yang menolak ajakan suaminya berhubungan intim merupakan dosa. Kecuali istri dalam keadaan menstruasi atau haid.
Sebagai seorang istri tidak boleh mengkhianati kepercayaan suaminya dengan menghambur-hamburkan harta suami yang telah dia cari dengan bekerja keras, apalagi hingga digunakan untuk perbuatan maksiat. Maka dari itu seorang istri sepatutnya menjaga harta suaminya sehingga ia percaya kepada istrinya. Sayidina Ali k.w.j. berkata: “Seburuk-buruk sifat bagi kaum laki laki itu adalah sebaik-baik sifat bagi kaum perempuan yaitu kikir dan bersikap keras dan takut. Karena sesungguhnya perempuan itu jika kikir, maka ia memelihara harta suaminya dan jika bersikap keras, maka ia menjaga diri dari berbicara kepada setiap orang dengan perkataan yang halus (mesra) yang menimbulkan sangkaan yang buruk, dan jika penakut. maka ia takut dari segala sesuatu, oleh karena itu ia tidak berani keluar dari rumahnya dan ia menjauhi tempat-tempat yang menimbulkan kecurigaan yang buruk karena takut kepada suaminya“.
Seperti halnya yang telah dikatakan oleh Sayidina Ali k.w.j di poin 4. Maka seorang istri ketika bepergian harus ditemani oleh mahramnya yaitu suaminya.
Rasulullah SAW bersabda : "Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya untuk dicerai tanpa kondisi mendesak maka haram baginya bau surga".(HR Abu Dawud, At-Turmudzi).
Rasullullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya". Seorang suami yang sudah menafkahi istrinya, walaupun tidak banyak namun istrinya tidak pernah bersyukur dan berterimakasih kepada suaminya maka durhakalah dia sebagai seorang istri kepada suaminya.
Membangkang terhadap suami juga merupakan larangan istri. Sebagai istri yang solehah tidak akan pernah mengkang kepada suaminya. Ketika suami berbicara, istri akan mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan kepada suami. Jika ingin menyela minta persetujuan terlebih dahulu. Dengan komunikasi yang baik tidak akan membuat ketegangan sehingga terjadi perselisihan. Demikian 7 larangan seorang istri terhadap suaminya menurut Ajaran Islam. sebaiknya pebuatan-perbuatan di atas tidak diterpakan dalam kehidupan sehari-hari yang menimbulkan kehancuran dalam rumah tangga. The post 7 Larangan Istri terhadap Suami appeared first on Koran Muslim. |
| Penciptaan Manusia menurut AL-Qur’an Posted: 06 Oct 2020 07:21 PM PDT
Kitab Suci Al-Qur'an diturunkan oleh kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Al-qur'an dijadikan sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Karena isi kandungan dalam Al-quran adalah tentang aqidah, ibadah, akhlak, hukum, sejarah dan dorongan untuk berfikir. Bukan hanya berisikan tentang perintah dan larangan Allah, hal lain yang dibicarakan dalam Al-qur'an adalah manusia dan rahasia kehiudpannya. Misalnya jiwa manusia, sifat-sifatnya, kondisi-kondisinya, dan penjelasan berbagai metode pensuciannya dan lainnya. Dibawah ini yang akan dibahas tentang hal yang berkaitan dengan manusia yaitu hal penciptaan manusia. Ada beberapa tahapan tentang penciptaan manusia, diantaranya adalah sebagai berikut : Tahapan pertama adalah manusia diciptakan oleh Allah SWT dari saripati tanah. Manusia diciptakan secara khusus dan dijelaskan dalam Al-Qur'an dibeberapa ayat antara lain Surat As-Saffat ayat 11 yang artinya : "Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah),"Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa telah Kapi ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat". Surat Sad ayat 71 yang artinya : "(ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari Tanah" Surat Al-Hijr ayat 26 yang artinya : "Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering, dan lumpur hitam yang diberi bentuk". Dalam ayat-ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dari bahan dasar tanah yang dibentuk sedemikian rupa dan manusia pertama yang Allah ciptakan adalah Nabi Adam AS. Tahap kedua yaitu tahapan biologis, proses secara biologi membedakan hakikat manusia menurut Islam. proses tersebut pertama adalah Nuthfah (air mani). Seperti yang terdapat dalam Al-Qur'an surat AL-Qiyamah ayat 36-37 yang artinya : "Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? . bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)". Dalam surat tersebut menjelaskan bahwa penciptaan manusia berawal dari pancaran air mani atau sprema yang berasal dari alat kelamin pria dan mengandung sekitar dua ratus juta benih manusia, namun hanya satu yang berhasil bertemu dengan ovum wanita dan menjadi manusia. Dari Nuthfah selanjutnya menjadi Alaqah (Segumpal darah). Alaqah berasan dari kata alaqa yang aritnya sesuatu yang membeku dan diartikan sebagi sesuatu yang bergantung di dinding rahim. seperti yang terkandung dalam Al-Qur'an surat Al-Alaq ayat 2 yang artinya "Dia telah menciptakan manudia deri segumpal darah". Setelah proses yang panjang selama 40 hari, maka terjadilah gumpalan darah di rahim seorang ibu. Ketiga Mudghah (segumpal daging). seperti yang dijelaskan dalam Al-qur'an surat Al- Mu'minun ayat 14 yang artinya : "Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. kemudian kami menjadikannya makhluk yang (benbentuk) lain. Maha suci Allah, Pencipta yang paling baik ". menurut ilmu biologi ketika sperma pria masuk ke dalam sel telur intisari bayi akan lahir terbentuk. Sel tunggal atau Zigot akan berkembang biak dan membelah diri sehingga menjadi segumpal daging. Dari Mudghah kemudian Idzam (tulang dan kerangka) lalu Kisa AL-idzam bil-lahm (penutup tulang dengan daging atau otot). Pada fase ini embrio berkembang dari segumpal daging hingga berbalut tulang. Menurut para ahli tulang dan otot terbentuk secara bersamaan. Terakhir adalah Insya (mewujudkan makhluk lain). Maksudnya manusia diciptakan Allah dengan sempurna daripada mahkluk Allah lainnya. Demikian proses penciptaan manusia menurut Al-Qur'an, manusia diberi akal oleh Allah supaya kita senantiasa menyembah kepadaNya.Menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya. The post Penciptaan Manusia menurut AL-Qur’an appeared first on Koran Muslim. |
| You are subscribed to email updates from Koran Muslim. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |









0 komentar:
Posting Komentar