Koran Muslim

| Jumat, 30 Oktober 2015

Koran Muslim


Pelaku Pengeboman Mall Alam Sutera Itu Seorang Cina Katolik

Posted: 30 Oct 2015 08:26 AM PDT

Kasus pengeboman Mall Ala Sutera seakan merevisi segala teori tentang terorisme yang pakem serta identik dengan penyalahgunaan nama umat Islam.

"Media akhirnya seperti gagap untuk menata ulang opini, bahkan sebagian pengamat yang sebagian besar memegang pakem metode frameworkanalisis kultural juga kelu lidahnya. Bisa jadi, BNPT juga mules perutnya karena teori terorisme yang diusung selama ini tersandung di Alam Sutera," tegas Direktur Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya, Jumat (30/10).

Dalam isu terorisme, ia menilai bahwa rakyat Indonesia selama ini dalam sudut pandang yang tendensius dan stigmatis. Begitu mendengar teroris maka tergambar sosok pelakunya seorang Muslim, berjenggot, jidat hitam, celana cingkrang, keluarganya bercadar, memandang Barat (AS) sebagai musuh.

Walhasil, UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Terorisme pun diterapkan untuk menjerat hal-hal dengan identifikasi tadi.

"Jadi, terorisme akan selalu dimaknai sebagai produk radikalisme dalam agama Islam.Terorisme di Indonesia itu identik dengan Islam, ini secara simpel dikonstruksi oleh pihak pemerintah melalui aparaturnya dan diaminkan sebagian besar media," cecar Harits.

Maka, ia pun kembali mengajak publik mencermati kembali definisi terorisme yang lekat dengan radikalisme Islam setelah kasus Leopard dan Mall Alam Sutera.

"Rakyat sekarang tahu, orang Kristen atau non-Muslim di Indonesia juga sama potensialnya bisa hadir di tengah masyarakat menjadi sosok-sosok teroris yang sangat berbahaya sekalipun terkesan ramah," jelas Harits.

TENTANG PELAKU

  1. Pelaku bernama Leopard Wisnu Kumala.
  2. Pelaku beretnis Cina.
  3. Pelaku beragama Katolik.
  4. Pelaku lahir di Rangkas Bitung, 3 Agustus 1986.
  5. Pelaku berusia 29 tahun saat melakukan pengeboman.
  6. Pelaku merupakan alumni SMP Mardi Yuana Cilegon.
  7. Pelaku merupakan alumni Krakatau Steel Cilegon, lulus tahun 2005
  8. Pelaku merupakan alumni STTIKOM Insan Unggul Jurusan Manajemen Informastik Konsentrasi Informatika & Komputer tahun 2005, lulus tahun 2008.
  9. Pelaku tinggal di Perumahan Griya Serdang Indah Blok B16 Nomor 16, Cilegon, Banten.
  10. Pelaku sudah menikah.
  11. Pelaku bekerja di PT Masindo Utama, perusahaan yang bergerak di bidang servis dan jasa instalasi untuk industri telekomunikasi Indonesia.

TENTANG PENGEBOMAN YANG DILAKUKAN PELAKU

  1. Polda Metro Jaya mengungkapkan, bom yang diledakkan pelaku menggunakan teknologi terbaru.
  2. Pelaku pernah membuat empat bom sebelum meledakkannya di toilet mal tersebut.
  3. "Pelaku sudah membuat lima bom, ada dua bom diledakkan, dua bom gagal meledak, dan satu bom berhasil dijinakkan," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya pada Kamis, 29 Oktober 2015.
  4. Pelaku pernah menaruh bom di Mall Alam Sutera pada 6 Juli 2015, namun bom tersebut berhasil dijinakkan.
  5. Pelaku pernah meletakkan satu bom di Mall Alam Sutera juga, namun tak bisa meledak.
  6. Satu bom lain yang pernah pelaku pasang dan tidak meledak adalah di tong sampah, lagi-lagi di mal yang sama, di Mall Alam Sutera.
  7. Pelaku merakit  bom di dalam kamar tidurnya.

TENTANG PROSES PENANGKAPAN PELAKU

  1. Pelaku ditangkap oleh Polda Metro Jaya bersama Detasemen Khusus (Densus) Antiteror Polri.
  2. Pelaku ditangkap di Kompleks Banten Indah Permai, Kota Serang, Banten.
  3. Pelaku ditangkap pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2015.
  4. Saat penangkapan, polisi mengamankan berbagai barang yang diduga digunakan untuk merakit bom tersebut.

(Diolah dari berbagai sumber)

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲