Majalahunik.com : |
| Posted: 02 Sep 2014 06:51 PM PDT Obama dan Putin (Reuters) Senjata nuklir baru digunakan 2 kali sepanjang sejarah. Di Hiroshima dan Nagasaki, di penghujung Perang Dunia II pada 1945. Kala itu daya ledak bom nuklir yang dijatuhkan di dua kota di Jepang itu sebesar 20 kilo (ribuan) ton TNT. Sedangkan bom nuklir sekarang ini berdaya ledak lebih dari 70 mega (jutaan) ton TNT. Saking mengerikannya efek bom nuklir, pemimpin dunia secara kolektif bersumpah untuk tidak pernah menggunakannya lagi. Namun, pekan ini potensi ancaman kembali muncul. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dunia sebaiknya tak ‘mengganggu’ Rusia. “Saya mengingatkan bahwa Rusia adalah salah satu negara nuklir terkemuka,” kata dia di depan pemuda pro-Kremlin di sebuah danau di luar kota Moskow, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Selasa (2/9/2014). Pernyataan Putin dikeluarkan menyusul aksi agresif Rusia pada Ukraina, yang dianggap serius oleh pemimpin Barat. Tak hanya memberlakukan sanksi keras, para anggota NATO bahkan menyiapkan pasukan “ujung tombak” berkekuatan 4.000 tentara yang dapat dengan cepat dikerahkan ke wilayah konflik. Perang besar dikhawatirkan meletus. Diperkirakan, ada 22 ribu senjata nuklir di dunia. Demikian menurut UN Office for Disarmament Affairs. Namun, itu baru sebatas perkiraan, tak bisa diverifikasi. Sebab, mayoritas negara menutup rapat-rapat program nuklir mereka. Negara mana saja yang punya senjata nuklir? 1. Amerika Serikat Amerika Serikat mengembangkan senjata nuklir pertama dalam masa Perang Dunia II dibayangi ketakutan didahului oleh Nazi Jerman. AS adalah satu-satunya negara di muka Bumi yang pernah memakai senjata nuklirnya. Di Jepang pada 1945. Pengadaan senjata nuklir Negeri Paman Sam memuncak pada 1967, yakni 31.255 hulu ledak Namun jumlah tersebut sudah jauh berkurang. Pada September 2013, menurut Nuclear Threat Initiative (NTI) — organisasi non-profit yang berupaya mengurangi penyebaran senjata nuklir — jumlah hulu ledak milik AS menjadi 4.804 buah. Meski demikian, masih ada ‘ribuan’ yang belum dibongkar atau dinonaktifkan dan sekitar 200 senjata disimpan di Belgia, Italia, Jerman, Belanda, dan Turki. 2. Rusia Federation of American Scientists menyebut, ada ketidakpastian tentang situs-situs nuklir Rusia. Namun, NTI memperkirakan, negara yang mewarisi nuklir dari Uni Soviet itu memiliki 1.512 hulu ledak strategis yang bisa langsung dikerahkan — dari total 8.500 sampai 10.000 hulu ledak. Sementara 3.000 lainnya dalam proses penonaktifan. 3. China Tiongkok menutup rapat-rapat soal senjata nuklirnya, meski diduga bahkan menggunakan fasilitas penyimpanan bawah tanah untuk menyembunyikan senjata pemusnah massal itu. Diperkirakan negara tersebut memiliki 250 hulu ledak yang disimpan di 12 lokasi. Demikian menurut Federation of American Scientists. 4. Prancis Prancis punya 290 hulu ledak, yang diduga disimpan di 6 lokasi di negara tersebut. Menguji coba senjata nuklirnya pertama kali pada 1960, serta bom hidrogen pada 1968. 5. Inggris Inggris punya kurang dari 225 hulu ledak nuklir, yang semuanya dapat diluncurkan melalui laut. Britania Raya melakukan uji coba senjata nuklir pertamanya (“Hurricane”) pada 1952, dengan data yang sebagian besar didapat dari hasil kerja sama dengan Amerika Serikat dalam Proyek Manhattan. Motivasi utamanya adalah agar dapat melawan Uni Soviet secara independen. Di luar yang dianggap sebagai “negara dengan senjata nuklir”, sebuah status yang diberikan oleh Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty atau NPT) — sejumlah negara juga dilaporkan menyimpan nuklir. Apa saja? Selanjutnya: Israel Versus Iran …
SUmber : http://news.liputan6.com/read/2100042/11-kekuatan-dunia-pemilik-bom-nuklir-pemusnah-massal |
| Posted: 02 Sep 2014 06:48 PM PDT Rusia kirim tokek ke luar angkasa (Roscosmos) Misi yang diemban 4 tokek betina dan 1 jantan adalah untuk hidup dan kawin di luar angkasa selama 2 bulan. Atas nama ilmu pengetahuan. Para ilmuwan ingin tahu apakah hewan-hewan tersebut bisa melakukan hubungan seksual dan bereproduksi. Karena tugasnya itu, pasukan cicak besar tersebut populer dengan istilah ‘sex geckos’ Namun, mereka tak bertahan hidup di luar Bumi. Badan Luar Angkasa Federal Rusia (Roscosmos) menyebut, tokek-tokek itu mati saat menjalankan tugas. Firasat buruk sudah muncul sesaat setelah satelit Foton-M4 diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada tanggal 19 Juli 2014 lalu. Pusat kendali misi Rusia di luar Moskow melaporkan bahwa mereka kehilangan komunikasi dengan pesawat luar angkasa itu. Meskipun satelit itu masih utuh, Roscosmos tidak mampu mengontrolnya. Untungnya, pada tanggal 26 Juli lalu, dilaporkan, kendali atas pesawat tersebut berhasil dipulihkan. Misi dilanjutkan. Namun, tidak ada seorang pun yakin apa yang terjadi dengan tokek-tokek itu. Pekan lalu, Roscosmos bahkan mengumumkan misi tersebut telah dirampungkan, hanya dalam waktu 44 hari. Tokek-tokek akan kembali ke Bumi. Satelit mendarat di Orenburg, Rusia, Senin sore, 1 September 2014. Para ilmuwan yang membukanya, menjumpai adegan tragis. Para penjelajah angkasa sepanjang 12 cm itu, tak ada satupun yang bernyawa. “Semua tokek sayangnya mati,” demikian pernyataan Institute for Medical-Biological Problems, Russian Academy of Sciences, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Selasa (2/9/2014). Kapan tepatnya tokek-tokek itu mati dan mengapa, akan ditentukan oleh para spesialis di Moskow. Namun, sesama hewan penjelajah langit yang diangkut dalam misi yang sama, tim lalat Drosophila berhasil bereproduksi di luar Bumi. Demikian pernyataan tersebut. Seks di Luar Angkasa, Mungkinkah Soal seks dan reproduksi di luar angkasa, penelitian University of New South Wales (NSW), Australia pada 2010 lalu mengingatkan bahwa bercinta di luar angkasa untuk manusia sungguh merupakan gagasan buruk. Salah satunya, sel induk embrio akan berperilaku sangat berbeda di luar gravitasi Bumi. Selain itu, mikrogravitasi yang dialami astronot di pesawat luar angkasa dan stasiun angkasa internasional dapat merusak tubuh dalam misi jangka panjang — menghentikan pertumbuhan otot, melemahnya tulang, dan denyut jantung yang tidak teratur. Menurut ilmuwan jaringan Universitas NSW, Helder Marcal, mokrogravitasi juga berpengaruh dengan pembelahan sel, kekebalan tubuh, sistem otot dan tulang, kadar kalsium dalam sel, dan motilitas sel. Eksperimen simulasi mokrogravitasi menunjukkan hasil yang tak positif bagi perkembangan sel embrio. Apa akibatnya jika nekat? Ada risiko negatif yang bisa dialami embrio — terhambatnya pematangan termasuk jantung, tulang, dan pembuluh darah. Pertumbuhan syaraf akan tertunda. Efek mikrogravitasi pada embrio mirip orang dewasa. Tapi, jauh lebih merugikan. “Tubuh orang dewasa dapat beradaptasi dengan beberapa lingkungan mikrogravitasi,” kata Marcal. Bagaimanapun, di masa depan, perkembangbiakan di luar angkasa tak bisa dihindari. Ketika saat itu tiba, ilmuwan berharap bisa melakukan intervensi medis untuk melindungi embrio dan janin dari bahaya mikrogravitasi. Caranya, salah satunya dengan rekayasa genetika. Namun disadari, ini rumit karena terkait masalah etika dan moral. (Riz)
Nara Sumber : http://news.liputan6.com/read/2099806/tokek-mati-saat-jalankan-misi-kawin-di-luar-angkasa |
| Ditipu Pria Asing, Foto Bugil ABG Banyuwangi Menyebar di Internet Posted: 02 Sep 2014 06:46 PM PDT Kasus beredarnya foto bugil yang belakangan heboh di kalangan masyarakat dan pelajar di Banyuwangi, Jawa Timur akhirnya ditindaklanjuti kepolisian setempat. Dari hasil pemeriksaan, pelaku foto bugil diketahui diperankan oleh salah seorang pelajar SMP.
Nara sumber : http://news.liputan6.com/read/2099669/ditipu-pria-asing-foto-bugil-abg-banyuwangi-menyebar-di-internet |
| You are subscribed to email updates from Majalah Unik To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

0 komentar:
Posting Komentar